Chrome Pointer

KALI LINUX



BAB I



1.     Latar Belakang

Dalam sebuah Sistem Komputer harus terdapat sebuah OS, agar sebuah komputer dapat digunakan oleh User. Operating System (OS) atau Sistem Operasi Adalah Software / Perangkat Lunak, yang bertugas mengontrol kerja dari Hardware / Perangkat keras dan menjalankan sebuah Software / Aplikasi pada suatu sistem Komputer. dalam artikel ini, kami akan membahas atau mengulas Salah satu jenis dari Linux OS, yaitu Kali Linux. Merupakan salah satu sistem operasi yang dikembangkan oleh Offensive Security. OS ini dikembangkan secara open source dan juga gratis. Inilah yang  membuat kami tertarik untuk membahas Kali Linux sebagai tugas akhir matakuliah Sistem Operasi semester 4 ini.

1.2           Ruang Lingkup

Menyadari keterbatasan yang dimiliki oleh penulis, kami membatasi   pembahasan hanya mengenai “ Cara Penginstallan Kali Linux”.



1.3          Maksud dan Tujuan

Sebagai tugas wajib dalam mendapatkan nilai Ujian Akhir Semester mata Kuliah Sistem Operasi. Adapun maksud penulis adalah :

1.      Penulis ingin mengetahui tata cara penginstallan OS Kali Linux yang benar

2.      Mendapatkan Pengalaman  yang nantinya berguna selepas perkuliahan dan di dinia Perkerjaan

Adapun Tujuan penulian analisa sistem informasi penjualan ini adalah sebagai syarat kelulusan mata kuliah operasi manajemen jurusan Manajemen Informatika di Akademi Manajemen Bina Sarana Informatika (AMIK BSI).



BAB II 

LANDASAN TEORI

2.1 Apa itu Linux

Linux adalah sebuah system operasi yang bersifat Open Source/terbuka, dan tersebar di masyarakat secara gratis. Linux dapat dimodifikasi sesuai keinginan pengguna nya, dikarenakan sifat Open Source nya tadi. Linux dikembangkan untuk PC. Diciptakan oleh seseorang bernama Linus Torvalds. Linux menjadi system operasi ketiga yang paing banyak digunakan setelah Windows dan Macintosh. Linux hanya membutuhkan spesifikasi hardware yang rendah.



2.2 Pengertian Kali Linux

Kali Linux adalah salah satu bagian dari sistem operasi Linux. Kali Linux merupakan pengembangan dari system opeasi BackTrack  oleh Offensive Security, dengan tujuan dalam Keamanan computer. Sehingga Kali linux ini serig digunakan sebagai OS dari para Hacker.






BAB III



3.1 Proses Penginstallan



Berikut ini adalah tahapan yang harus dilakukan dalam menginstall Kali Linux



1.      Pilih Graphical Install

(Hal ini bertujuan agar proses instalasi full GUI/ berbentuk Graphic)








2.      Pilih Bahasa Timezone - Keyboard input seperti biasa. Lalu klik Continue






3.      Lalu akan muncul proses Instalasi komponen



4.      Pada tahap setup hostname dan password root, buat password yang mudah untuk diingat (Tanggal Lahir Orangtua, Nomor telepon, dll).

5.      Pada tahap Partitioning, jika ingin menggunakan Single OS (Satu OS) Pilih Guided, karena akan menggunakan langsung seluruh kapasitas hdd. Namun, jika sebelumnya sudah ada data dan OS di dalamnya, silahkan Pilih Manual. Dan jangan pilih guided. Karena akan menghapus seluruh data yang ada di dalam Komputer sebelumnya.


6.      Sebelumnya Kami telah menentukan kapasitas untuk OS Kali Linux ini adalah sebesar 16.1 GB. Lalu, kami menggunakan 10 GB untuk system OS, Klik Continue. Berikut hasilnya


7.      “Mount Point : /   ” menunjukkan bahwa Kapasitas 10 GB akan digunakan untuk Sistem.





8.      Selanjutya,Sisa dari free disk  tadi sebesar 6,1 GB Digunakan sebagai Kapasitas /home. Lalu Klik Continue.


9.      “Mount Point : /   ” menunjukkan bahwa Kapasitas 6,1 GB akan digunakan untuk Home.




10.  Setelah pembagian partisi selesai, pilih opsi Finish partitioning lalu klik Continue.






11.  Sampai di step "Configure the package manager" instalasi akan terlihat stuck atau tidak berjalan. Sebenarnya itu berjalan. Tunggu saja sekitar 4 menit.




12.  Pada Tahap “Instal GRUB Boot… “, Pilih Opsi “Yes” untuk menginstall GRUB Boot loader.



13.  Langkah terakhir adalah instalasi GRUB linux. Ini untuk memunculkan menu boot sistem. Seletah proses selesai, restart , dan silahkan masuk ke Kali Linux 2016.2






















14.  Berikut Tampilan Desktop dari Kali Linux





BAB IV

4.1 Kesimpulan

          Kali Linux merupakan salah satu bagian dari sistem operasi Linux. Digunakan Sebagai sistem operasi karena alas an keamanan Kali Linux yang baik. Saat ini banyak masyarakat yang juga menggunakan Kali linux. Tahapan penginstallan OS ini termasuk yang paing sulit diantara OS Linux lainnya.

4.2 Saran

          Menyadari bahwa penulis masih jauh dari kata sempurna, kedepannya penulis akan lebih fokus dan details dalam menjelaskan tentang makalah di atas dengan sumber – sumber yang lebih banyak yang tentunga dapat di pertanggung jawabkan. Terimakasih^^












Penjadwalan Proses

BAB I

A. Latar Belakang
           Penjadwalan adalah kumpulan mekanisme dalam Sistem Operasi yang berkaitan dengan urutan kerja suatu Sistem Komputer. penjadwalan ini memiliki suatu sasaran utama, yaitu sebuah optimasi kinerja suatu sistem komputer. Penjadwalan ini diperlukan, agar sistem tidak mengalami error saat mengeksekusi suatu pekerjaan. Penjadwalan ini akan mengatur kerja dari sistem komputer secara teratur.


BAB II

B. Landasan Teori

    1.  Istilah dalam Penjadwalan Proses
         a. Antrian
                  Suatu proses yang akan digunakan oleh prosessor, yang cara pemrosesan nya mengikuti suatu antrian proses. Dan proses ini sendiri berada didalam memori utama.
         b. Prioritas 
                  Adalah antrian yang prosesnya didahulukan telebih dahulu, misalkan ia berada di belakang antrian, maka ia akan didahulukan terlebih dahulu dibandingkan antrian yang berada di depan. proses ini sendiri harus menunggu sampai kerja pada prosessor selesai.
         c. Prempsi
                  Prosesnya mirip dengan Prioritas, ketika ia berada dibelakang, maka akan langsung diproses dan didahulukan terlebih dahulu, namun proses ini akan langsung memberhentikan kerja prosessor untuk mengerjakan proses prempsi tersebut.

    2. Algoritma Penjadwalan
        Terdapat 2 jenis Algoritma Penjadwalan, yaitu :

        A. Algoritma Penjadwalan Pertama Tiba Pertama Dilayani (PTPD)
                  Proses ini dijalankan tanpa prioritas dan tanpa prempsi. Proses yang tiba terlebih dahulu akan dilayani lebih dahulu, semua urutan proses akan di eksekusi sesuai urutan yang ada. Begitu seterusnya sampai semua proses dilaksanakan.
contoh :
             1. PTPD Soal 1 

             maka prosesnya sebagai berikut :


             2. PTPD Soal 2

            maka prosesnya sebagai berikut :


        B. Algoritma Penjadwalan Proses Terpendek Dipertamakan (PTD)
            Pada penjadwalan algoritma ini, dilakkan dengan prioritas dan tanpa prempsi. Penjadwalan yang dilakukan ada menggunakan istilah Prioritas. Proses yang dieksekusi adalah yang terpendek terlebih dahulu. Namun, antrian pertama adalah tetap proses yang petama di eksekusi.
contoh :
             1. PTD Soal 1

             maka prosesnya sebagai berikut :


             2. PTD Soal 2


              maka prosesnya sebagai berikut :


BAB III
C. Kesimpulan
           Penjadwalan proses ini adalah suatu mekanisme yang sangat dibutuhkan oleh suatu sistem komputer, agar suatu proses di eksekusi dengan tepat dan teratur. Apabila penjadwalan proses ini sendiri tidak berjalan baik, maka akan terjadi error dan kekacauan pada sistem. Penjadwalan Proses ini sendiri memiliki 3 cara dalam pemrosesannya, mulai dari antrian, prioritas, dan prempsi. ketiganya memiliki fungsi dan cara yang berbeda pada setiap prosesnya.


    

Penjadwalan Disk


BAB I


1. Latar Belakang
          Dalam sistem operasi komputer, Penjadwalan disk adalah hal yang penting. Karena penjadwalan disk lah yang mengatur tercapainya efisiensi dalam perangkat keras. Dan efisiensi tersebut sangat dipengaruhi oleh kecepatan waktu akses dan besarnya Disk Bandwith, yaitu total jumlah bytes yang diditransfer dibagi dengan total waktu permintaan pertama sampai selesai.


BAB II


2. Landasan Teori
    A. Penjadwalan Disk
               Terdapat 7 metode pengaksesan disk didalam sistem operasi Komputer, yaitu :
               1. Algoritma First Come First Serve
               2. Algoritma Pick Up
               3. Algoritma Waktu cari terpendek dipertamakan
               4. Algoritma Look
               5. Algoritma Circular Look
               6. Algoritma Scan
               7. Algoritma Circular Scan

    B. Macam - macam Algoritma Penjadwalan Disk

         1. Algoritma First Come First Serve
                       Metode algoritma ini disebut juga dengan teknik pertama tiba pertama dilayani.             Maksudnya proses pada penjadwalan ini mengurut sesuai antrian yang ada. Antrian yang pertama tiba adalah yang pertama diakses, selanjutnya mengikuti antrian sampai akhir antrian.
              
Contoh :

Diketahui disk mempunyai 100 track dg nomor urut 0 - 99, & antrian akses track dengan saat
awal 50 (letak head R/W) 13, 46, 65, 27, 95, 9, 17, 53, 17, 1, 82, 2, 17, 82, 98, 7


        
Langkah proses : Diawali oleh 50 menuju 13, lalu 46 dan seterusnya Mengikuti antrian yang
ada didalam soal,































                Proses Perhitungan :
                50 - 13 = 37 Lintasan         53 - 17 = 36 Lintasan
                13 - 46 = 33 Lintasan         17 - 1   = 16 Lintasan
                46 - 65 = 19 Lintasan         1   - 82 = 81 Lintasan
                65 - 27 = 38 Lintasan         82 - 2   = 80 Lintasan
                27 - 95 = 68 Lintasan         2   - 17 = 15 Lintasan
                95 - 9   = 86 Lintasan         17 - 82 = 65 Lintasan
                9   - 17 = 8   Lintasan         82 - 98 = 16 Lintasan
                17 - 53 = 36 Lintasan         98 - 7   = 91 Lintasan
               
                                              Total    = 725 Lintasan
         

            2. Algoritma Pick Up
                      Metode ini akan membaca track yang berada pada awal antrian, sambil mengakses track yang dilewati. misalkan pada awal antrian 50,13,46. Pada urutan track tersebut yang pertama diakses adalah track 50, lalu menuju ke 13. Pada lintasan 50 - 13 melewati track 46. maka selanjutnya track 46 tidak perlu diakses lagi. karena sudah terlewati/terakses oleh lintasan 50 - 13.
                
Contoh :
diketahui antrian akses track dengan saat awal 50 lalu 13, 46, 65, 27, 95, 82, 9, 17, 52, 53, 17, 1, 82, 2, 17, 98, 7

Langkah Proses : Pada awal 50 ke lintasan 13, melewati track 46, 27, dan 17 dan diakses,
tetapi selanjutnya tidak ke track  46, tetapi ke track 65, sekaligus melewati 52 dan 53.
Karena 27 sudah dilewati sebelumnya maka selanjutnya menuju 95, sekaligus melewati 82.
lalu menuju 1.


                  Proses Perhitungan :
                  50 - 13 = 37 Lintasan 
                  13 - 65 = 52 Lintasan
                  65 - 95 = 30 Lintasan
                  95 - 1   = 94 Lintasan
                  1   - 98 = 97 Lintasan          Total     = 310 Lintasan

                 
          3. Algoritma Waktu Cari Terpendek Dipertamakan
                    Dalam metode ini, track yang harus dilewati adalah track yang paling terdekat antara diatas dan dibawah, begitupun seterusnya. misalkan pada awal antrian 46, 50, 52, 53 hulu baca tulis (50)  akan mengakses ke track terdekat antara atas dan bawah antara  46 dan 52. maka akan lebih dulu mengakses track 52. Karena yang paling dekat dengan 50, adalah 52. begitupun selanjutnya, setelah mengakses 52, akan mengakses track 53. karena dekat dengan 52.
                 
Contoh : Diketahui antrian akses track dengan saat awal 50 lalu 13, 46, 65, 27, 95, 82, 9, 17, 52, 53, 17, 1, 82, 2, 17, 98, 7



Langkah Proses : dimulai dari 50, antara 46 dan 52 yang terdekat 52, maka selanjutnya melewati track 52. Selanjutnya menuju 53 karena antara 46 dan 53 yang terdekat adalah 53, dan begiupun seterusnya.


                   Proses Perhitungan :

                   50 - 52 = 2   Lintasan         7   - 2   = 5   Lintasan
                   52 - 53 = 1   Lintasan         2   - 1   = 1   Lintasan
                   53 - 46 = 12 Lintasan         1   - 65 = 64 Lintasan
                   46 - 27 = 19 Lintasan         65 - 82 = 17 Lintasan
                   27 - 17 = 10 Lintasan         82 - 95 = 13 Lintasan
                   17 - 13 = 4   Lintasan         95 - 98 = 3   Lintasan
                   13 - 9   = 4   Lintasan        
                   9   - 7   = 2   Lintasan         Total     = 157 Lintasan




           4. Algoritma Look
                     Pada metode ini, track yang dilintasi mengurut naik ke urutan track yang terbesar dulu, lalu turun menuju ke yang paling kecil sambil mengakses track yang dilewati. misalkan pada urutan 46, 13, 50, 52, 53. maka urutan aksesnya akan menjadi 50, 52, 53, 46, 13.
          
Contoh : Diketahui antrian akses track dengan saat awal 50 lalu 13, 46, 65, 27, 95, 82, 9, 17, 52, 53, 17, 1, 82, 2, 17, 98, 7



Langkah Proses : Dari 50 menuju ke antrian terbesar, yaitu 98. Selanjutnya menuju 1   
                   
                  Proses Perhitungan :
                  50 - 98 = 48 Lintasan 
                  98 - 1   = 97 Lintasan         Total     = 145 Lintasan

       5. Algoritma Circular Look
                 Jalur Lintasan track pada metode ini mirip dengan Algoritma Look. Mengakses ke Track yang paling besar, lalu langsung menuju ke track paling kecil Tanpa mengakses Track yang dilewati. misalkan pada urutan 46, 13, 50, 52, 53. maka urutan aksesnya akan menjadi 50, 52, 53, 13, 46.

Contoh : Diketahui antrian akses track dengan saat awal 50 lalu 13, 46, 65, 27, 95, 82, 9, 17, 52, 53, 17, 1, 82, 2, 17, 98, 7



Langkah Proses : Dari 50 menuju ke antrian track paling besar, 98. Selanjutnya, menuju ke antrian paling kecil 1. Selanjutnya menuju ke 46, sisa lintasan yang belum diakses.
             
                 Proses Perhitungan :
               50 - 98 = 48 Lintasan 
               98 - 1   = 97 Lintasan         
               1   - 46 = 45 Lintasan       Total     = 190 Lintasan


           6. Algoritma Scan
                      Mirip dengan Algoritma Look, track yang diakses menuju ke track yang terbesar pada disk, sambil mengakses track yang dilintasi. Lalu menuju ke track yang terkecil pada disk, sambil mengakses track yang dilintasi.
                
Contoh : Diketahui antrian akses track dengan saat awal 50 lalu 13, 46, 65, 27, 95, 82, 9, 17, 52, 53, 17, 1, 82, 2, 17, 98, 7



Langkah Proses : Dari 50 menuju ke trackm paling besar, 99. Selanjutnya menuju ke track terkecil 1.

                   Proses Perhitungan :

                   50 - 99 = 48 Lintasan 
                   99 - 1   = 97 Lintasan     Total = 147 Lintasan
  



            7. Algoritma Circular Scan
                      Metode yang terakhir ini mirip dengan Circular Look, Track yang diakses menuju ke track yang terbesar pada disk, sambil mengakses track yang dilintasi. Lalu menuju ke track yang terkecil pada disk, Tetapi tidak mengakses track yang dilintasi. lalu menuju ke track selanjutnya yang sebelumnya tidak ter akses.

Contoh : Diketahui antrian akses track dengan saat awal 50 lalu 13, 46, 65, 27, 95, 82, 9, 17, 52, 53, 17, 1, 82, 2, 17, 98, 7




Langkah Proses : Mulai pada awal, 50 menuju ke track terbesar 99. Lalu, menuju ke track
terkecil, 1, yang dilewati/diakses tidak dihitung. Selanjutnya menuju ke lintasan yang belum \
di akses yaitu 46.

                  Proses Perhitungan :
                  50 - 99 = 49 Lintasan 
                  99 - 0   = 99 Lintasan   
                  0   - 46 = 46 Lintasan          Total = 194 Lintasan



BAB III

3. Penutup
          Penjadwalan disk adalah yang mengatur tercapainya efisiensi dalam perangkat keras. Dan efisiensi tersebut sangat dipengaruhi oleh kecepatan waktu akses dan besarnya Disk Bandwith. Dalam penjadwalan disk, Terdapat 7 Metode yang digunakan untuk pengaksesan disk. Semuanya memiriki cara yang berbeda. dan tingkat kecepatan/efisiensi waktu yang berbeda pula.







KALI LINUX

BAB I 1.      Latar Belakang Dalam sebuah Sistem Komputer harus terdapat sebuah OS, agar sebuah komputer dapat digunakan oleh Us...