BAB I
1. Latar Belakang
Dalam sistem operasi komputer, Penjadwalan disk adalah hal yang penting. Karena penjadwalan disk lah yang mengatur tercapainya efisiensi dalam perangkat keras. Dan efisiensi tersebut sangat dipengaruhi oleh kecepatan waktu akses dan besarnya Disk Bandwith, yaitu total jumlah bytes yang diditransfer dibagi dengan total waktu permintaan pertama sampai selesai.
BAB II
2. Landasan Teori
A. Penjadwalan Disk
Terdapat 7 metode pengaksesan disk didalam sistem operasi Komputer, yaitu :
1. Algoritma First Come First Serve
2. Algoritma Pick Up
3. Algoritma Waktu cari terpendek dipertamakan
4. Algoritma Look
5. Algoritma Circular Look
6. Algoritma Scan
7. Algoritma Circular Scan
B. Macam - macam Algoritma Penjadwalan Disk
1. Algoritma First Come First Serve
Metode algoritma ini disebut juga dengan teknik pertama tiba pertama dilayani. Maksudnya proses pada penjadwalan ini mengurut sesuai antrian yang ada. Antrian yang pertama tiba adalah yang pertama diakses, selanjutnya mengikuti antrian sampai akhir antrian.
Contoh :
Diketahui disk mempunyai 100 track dg nomor urut 0 -
99, & antrian akses track dengan saat
awal 50 (letak head
R/W) 13, 46, 65, 27, 95,
9, 17, 53, 17, 1, 82, 2, 17, 82, 98, 7
Langkah proses : Diawali oleh 50 menuju 13, lalu 46 dan seterusnya Mengikuti antrian yang
ada didalam soal,
ada didalam soal,
50 - 13 = 37 Lintasan 53 - 17 = 36 Lintasan
13 - 46 = 33 Lintasan 17 - 1 = 16 Lintasan
46 - 65 = 19 Lintasan 1 - 82 = 81 Lintasan
65 - 27 = 38 Lintasan 82 - 2 = 80 Lintasan
27 - 95 = 68 Lintasan 2 - 17 = 15 Lintasan
95 - 9 = 86 Lintasan 17 - 82 = 65 Lintasan
9 - 17 = 8 Lintasan 82 - 98 = 16 Lintasan
17 - 53 = 36 Lintasan 98 - 7 = 91 Lintasan
Total = 725 Lintasan
2. Algoritma Pick Up
Metode ini akan membaca track yang berada pada awal antrian, sambil mengakses track yang dilewati. misalkan pada awal antrian 50,13,46. Pada urutan track tersebut yang pertama diakses adalah track 50, lalu menuju ke 13. Pada lintasan 50 - 13 melewati track 46. maka selanjutnya track 46 tidak perlu diakses lagi. karena sudah terlewati/terakses oleh lintasan 50 - 13.
Contoh :
diketahui antrian akses track dengan saat awal 50 lalu 13, 46, 65, 27, 95, 82, 9, 17, 52, 53, 17, 1, 82, 2, 17, 98, 7
Langkah Proses : Pada awal 50 ke lintasan 13, melewati track 46, 27, dan 17 dan diakses,
tetapi selanjutnya tidak ke track 46, tetapi ke track 65, sekaligus melewati 52 dan 53.
Karena 27 sudah dilewati sebelumnya maka selanjutnya menuju 95, sekaligus melewati 82.
lalu menuju 1.
tetapi selanjutnya tidak ke track 46, tetapi ke track 65, sekaligus melewati 52 dan 53.
Karena 27 sudah dilewati sebelumnya maka selanjutnya menuju 95, sekaligus melewati 82.
lalu menuju 1.
Proses Perhitungan :
50 - 13 = 37 Lintasan
13 - 65 = 52 Lintasan
65 - 95 = 30 Lintasan
95 - 1 = 94 Lintasan
1 - 98 = 97 Lintasan Total = 310 Lintasan
3. Algoritma Waktu Cari Terpendek Dipertamakan
Dalam metode ini, track yang harus dilewati adalah track yang paling terdekat antara diatas dan dibawah, begitupun seterusnya. misalkan pada awal antrian 46, 50, 52, 53 hulu baca tulis (50) akan mengakses ke track terdekat antara atas dan bawah antara 46 dan 52. maka akan lebih dulu mengakses track 52. Karena yang paling dekat dengan 50, adalah 52. begitupun selanjutnya, setelah mengakses 52, akan mengakses track 53. karena dekat dengan 52.
Contoh : Diketahui antrian akses track dengan saat awal 50 lalu 13, 46, 65, 27, 95, 82, 9, 17, 52, 53, 17, 1, 82, 2, 17, 98, 7
Langkah Proses : dimulai dari 50, antara 46 dan 52 yang terdekat 52, maka selanjutnya melewati track 52. Selanjutnya menuju 53 karena antara 46 dan 53 yang terdekat adalah 53, dan begiupun seterusnya.
Proses Perhitungan :
50 - 52 = 2 Lintasan 7 - 2 = 5 Lintasan
52 - 53 = 1 Lintasan 2 - 1 = 1 Lintasan
53 - 46 = 12 Lintasan 1 - 65 = 64 Lintasan
46 - 27 = 19 Lintasan 65 - 82 = 17 Lintasan
27 - 17 = 10 Lintasan 82 - 95 = 13 Lintasan
17 - 13 = 4 Lintasan 95 - 98 = 3 Lintasan
13 - 9 = 4 Lintasan
9 - 7 = 2 Lintasan Total = 157 Lintasan
4. Algoritma Look
Pada metode ini, track yang dilintasi mengurut naik ke urutan track yang terbesar dulu, lalu turun menuju ke yang paling kecil sambil mengakses track yang dilewati. misalkan pada urutan 46, 13, 50, 52, 53. maka urutan aksesnya akan menjadi 50, 52, 53, 46, 13.
Contoh : Diketahui antrian akses track dengan saat awal 50 lalu 13, 46, 65, 27, 95, 82, 9, 17, 52, 53, 17, 1, 82, 2, 17, 98, 7
Langkah Proses : Dari 50 menuju ke antrian terbesar, yaitu 98. Selanjutnya menuju 1
Proses Perhitungan : 50 - 98 = 48 Lintasan
98 - 1 = 97 Lintasan Total = 145 Lintasan
5. Algoritma Circular Look
Jalur Lintasan track pada metode ini mirip dengan Algoritma Look. Mengakses ke Track yang paling besar, lalu langsung menuju ke track paling kecil Tanpa mengakses Track yang dilewati. misalkan pada urutan 46, 13, 50, 52, 53. maka urutan aksesnya akan menjadi 50, 52, 53, 13, 46.
Contoh : Diketahui antrian akses track dengan saat awal 50 lalu 13, 46, 65, 27, 95, 82, 9, 17, 52, 53, 17, 1, 82, 2, 17, 98, 7
Langkah Proses : Dari 50 menuju ke antrian track paling besar, 98. Selanjutnya, menuju ke antrian paling kecil 1. Selanjutnya menuju ke 46, sisa lintasan yang belum diakses.
Proses Perhitungan :
50 - 98 = 48 Lintasan
98 - 1 = 97 Lintasan
1 - 46 = 45 Lintasan Total = 190 Lintasan
6. Algoritma Scan
Mirip dengan Algoritma Look, track yang diakses menuju ke track yang terbesar pada disk, sambil mengakses track yang dilintasi. Lalu menuju ke track yang terkecil pada disk, sambil mengakses track yang dilintasi.
Contoh : Diketahui antrian akses track dengan saat awal 50 lalu 13, 46, 65, 27, 95, 82, 9, 17, 52, 53, 17, 1, 82, 2, 17, 98, 7
Langkah Proses : Dari 50 menuju ke trackm paling besar, 99. Selanjutnya menuju ke track terkecil 1.
Proses Perhitungan :
50 - 99 = 48 Lintasan
99 - 1 = 97 Lintasan Total = 147 Lintasan
7. Algoritma Circular Scan
Metode yang terakhir ini mirip dengan Circular Look, Track yang diakses menuju ke track yang terbesar pada disk, sambil mengakses track yang dilintasi. Lalu menuju ke track yang terkecil pada disk, Tetapi tidak mengakses track yang dilintasi. lalu menuju ke track selanjutnya yang sebelumnya tidak ter akses.
Contoh : Diketahui antrian akses track dengan saat awal 50 lalu 13, 46, 65, 27, 95, 82, 9, 17, 52, 53, 17, 1, 82, 2, 17, 98, 7
Langkah Proses : Mulai pada awal, 50 menuju ke track terbesar 99. Lalu, menuju ke track
terkecil, 1, yang dilewati/diakses tidak dihitung. Selanjutnya menuju ke lintasan yang belum \
di akses yaitu 46.
terkecil, 1, yang dilewati/diakses tidak dihitung. Selanjutnya menuju ke lintasan yang belum \
di akses yaitu 46.
50 - 99 = 49 Lintasan
99 - 0 = 99 Lintasan
0 - 46 = 46 Lintasan Total = 194 Lintasan
BAB III
Penjadwalan disk adalah yang mengatur tercapainya efisiensi dalam perangkat keras. Dan efisiensi tersebut sangat dipengaruhi oleh kecepatan waktu akses dan besarnya Disk Bandwith. Dalam penjadwalan disk, Terdapat 7 Metode yang digunakan untuk pengaksesan disk. Semuanya memiriki cara yang berbeda. dan tingkat kecepatan/efisiensi waktu yang berbeda pula.







Tidak ada komentar:
Posting Komentar